JAILANGKUNG “Versi Terbaru Dengan Mantra Berbeda”

Review Jailangkung
Score : 2.6/5
Genre : Horror
Tahun : 2017
Durasi : 86 Menit
Sutradara : Rizal Mantovani, Jose Poernomo

“Versi Terbaru Dengan Mantra Berbeda”

———————————————————————————————————————————-
IDE CERITA (2) ★★☆☆☆
Cerita tentang Jalangkung atau Jailangkung sebenarnya sudah banyak diangkat kedalam berbagai versi yang dimana tentu saja tidak jauh jauh berbeda dari permainan yang dimana bisa memanggil arwah orang orang yang sudah meninggal untuk bisa hadir diantara orang orang yang memainkannya. Dalam kasus ini film Jailangkung versi terbaru ini sepertinya belum cukup berhasil dalam memberikan cerita yang berbeda dengan versi versi sebelumnya, walaupun Rizal Mantovani pernah sukses dalam trilogi Jailangkung terdahulu sepertinya kali ini dia belum bisa mampu mengalahkan versi tersebut yang juga disutradarai olehnya. Dalam film ini Rizal juga dibantu oleh Jose Poernomo yang terkenal dengan film film horornya seperti Tarot, Danau Hitam, Mall Klender dll. Sayangnya menurut reviewer duet maut tersebut belum cukup berhasil mengalahkan kengerian ide cerita film Jalangkung versi awal, namun dalam film ini ada beberapa inovasi sebuah ide dimana menghadirkan sebuah adegan horor khas Indonesia yaitu beranak dalam kubur yang mungkin bisa menjadi kunci untuk sekuel selanjutnya film Jailangkung ini.
———————————————————————————————————————————-

AKTING (2) ★★☆☆☆
Reviewer pikir awalnya Lukman Sardi dan Wulan Guritno adalah pemeran utama dalam film ini, karena aktor dan aktris sekaliber mereka khususnya Lukman Sardi “tumben” mau bermain film horor. Ternyata oh ternyata kalian bisa menilai sendiri saat menonton bagaimana porsi peran meraka dalam film ini, sebenarnya duet maut antara Amanda Rawles dan Jefri Nichols (Maafkan jika salah menulis nama mereka) tidak jelek jelek amat, namun entah mungkin karena naskah film yang agak kurang terkesan membuat peran mereka dalam film bisa digantikan oleh siapa pun, mungkin pertimbangan dalam menjadikan mereka sebagai pemeran utama adalah karena mereka juga sedang lagi naik daun, jika bisa Reviewer bilang yang mencuri perhatian dalam film ini adalah Hannah Al Rashid dengan adegan ikonik khas horor Indonesianya tersebut. Sayangnya juga mantra terbaru dalam film Jailangkung ini masih belum bisa mengalahkan mantra Jailangkung versi lama yang sudah melekat di telinga kita.
———————————————————————————————————————————-

PLOT (3) ★★★☆☆
Awal film kita langsung disajikan dengan adegan yang menjelaskan kenapa setan setan ini mengganggu para pemeran dalam film ini, dan penonton pun langsung dihantam dengan berbagai plot yang dimana semuanya serba “kebetulan” dan tidak cuma sekali namun berkali kali. adanya plot hole dalam film yang mungkin membuat penonton yang memperhatikan detail seperti reviewer akan berkerut dahi dengan apa yang sedang terjadi. Padahal saat trailer film ini dikeluarkan Reviewer sangat tertarik dengan premis dan penggarapan film yang keliatannya bakal epik, namun ternyata yang namanya berharap itu memang menyakitkan.
———————————————————————————————————————————-

AUDIO (3) ★★★☆☆
Beberapa music scoring ada yang keren tapi ada juga yang bikin males dan terdengar klise, mungkin jika kalian menonton film ini porsi merinding oleh mood yang dihadirkan lewat musik akan terasa hampa dan bahkan hanya sekedar untuk efek tambahan biar penonton terkejut.
———————————————————————————————————————————-

VISUAL (3) ★★★☆☆
Sepertinya film ini sangat menyukai berbagai adegan yang diambil baik dari udara maupun atas, karena begitu banyak adegan yang diambil dengan teknik tersebut. Ada yang keren namun ada juga yang kadang terasa kurang pas. Jika ada yang sadar rumah pemain utama dalam film ini pernah dipakai juga dalam film The Guys dari Raditya Dika, visual tampilan dalam film ini biasa tidak ada yang istimewa dan sayangnya beberapa animasi kemunculan hantu terasa agak murahan dan ditambah dengan kadang warna dalam gambar film yang warnanya entah kenapa seperti kurang cocok.
———————————————————————————————————————————-

X-FACTOR
Versi Jailangkung kali ini sebenarnya belum menggigit seperti versi awal yang sudah pernah ada, tapi tidak ada salahnya film menonton film ini, jika kalian senang menonton film horor dan mumpung masih dalam suasana lebaran cocok menemani kalian yang suka ditakut takuti dengan film seperti ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s