THE DOLL 2 “Teror Terbaru Dari Boneka Sabrina”

Review The Doll 2
Score : 3.0/5
Genre : Horror, Thriller
Tahun : 2017
Durasi : 117 Menit
Sutradara : Rocky Soraya

“Teror Terbaru Dari Boneka Sabrina”

———————————————————————————————————————————-
IDE CERITA (2) ★★☆☆☆
The Doll 2 adalah sekuel dari film The Doll yang pertama, dimana cerita masih saling berhubungan walaupun ada beberapa plot hole yang terasa hilang saat film pertama dan kedua ini berhubungan. Ide cerita yang menggunakan boneka sebagai tokoh cerita utamanya sebenarnya sudah terlalu banyak, dan kebanyakan memang genre horor lah yang memakai tokoh tokoh boneka tersebut. Originalitas dari konsep The Doll 2 sebenarnya sudah pernah diterapkan dalam konsep genre film yang sama, jadi tidak terkesan istimewa, mungkin yang menjadi pembeda adalah ‘variasi’ background dari masing masing boneka yang menjadi ikon horor masing masing judul.
———————————————————————————————————————————-

AKTING (3) ★★★☆☆
Reviewer ingin memuji Luna Maya yang berperan sebagai Maira dalam film ini, dia begitu bisa memerankan karakternya yang ada dalam film, bahkan ada beberapa adegan yang mungkin bisa membuat kalian tercengang jika seorang Luna Maya bisa melakukan adegan tersebut, Reviewer tidak akan menyebutkannya karena takut akan menjadi spoiler, silahkan kalian langsung tonton saja ya. Dalam film ini terlalu banyak ‘menjelaskan’ setiap kejadian dengan komunikasi jadi kadang terasa membosankan karena dengan melihat pun sebenarnya kita sudah tau tanpa perlu dijelaskan secara detail lagi. Karakter yang diperankan Herjunot Ali yaitu Aldo pun terasa begitu flat, baik secara ekspresi dan penjiwaan yang menjadikan chemistry diantara pemain utama pun terasa agak sedikit kaku dan terkesan kurang alami.
———————————————————————————————————————————-

PLOT (2) ★★☆☆☆
Begitu banyak hal hal yang terasa tidak masuk akal dalam film ini, yah Reviewer tau jika ini film Horor, cuma plot hole tersebut begitu sangat terasa dengan setiap adegan yang melibatkan karakternya dalam mengambil keputusan, terkesan yang penting bisa memberikan jalan cerita yang seram tanpa memikirkan logika yang ada. Plot twist yang Reviewer harapkan pun ternyata berbeda dengan apa yang ditawarkan sejak awal film, yang dimana berhubungan dengan keberadaan arwah yang masuk kedalam boneka pertama, tapi untuk sensasi menakuti The Doll 2 memang bisa diacungi jempol walaupun hanya bermodalkan jump scare setidaknya bisa mengagetkan bagian kalian yang suka dikejutkan, memang Reviewer merinding beberapa kali saat menonton film ini apalagi saat karakter Maira menyanyikan lagu Lingsir Wengi yang memang sudah terkenal seram. ———————————————————————————————————————————-

AUDIO (4) ★★★★☆
Music Scoring yang dibuat oleh Hitmaker Studio selalu bisa menambah suasana yang ada di dalam film. sehingga menjadi semakin menambah mood seram dalam film ini, dan semua terasa sangat pas dengan begitu banyak adegan jump scare yang merupakan ‘jualan’ film ini dengan didukung audio yang matang tersebut.
———————————————————————————————————————————-

VISUAL (4) ★★★☆☆
Reviewer sebenarnya agak sedikit bingung dengan pemilihan bentuk dan tampilan boneka Sabrina yang terkesan tidak begitu ‘Child-Friendly’ sampai geleng geleng kenapa tidak memilih tampilan boneka yang agak sedikit ‘bersahabat’ seperti boneka di film pertama, tapi entahlah mungkin ingin memberikan sensasi seram. Secara sinematografi Hitmaker studio selalu menampilkan film horor untuk Indonesia dengan tampilan yang mewah, bahkan treatment spesial efek dalam film ini pun bisa dibilang lumayan bagus, tapi sayangnya hal tersebut terasa percuma jika tidak didukung dengan jalan cerita yang baik, jadi hanya terkesan show off yang sia sia. color grading dan angle pengambilan dalam film terasa pas, yang mungkin bisa menjadi nilai lebih film ini selain spesial efek tersebut.
———————————————————————————————————————————-

X-FACTOR
The Doll 2 adalah tipe film horor yang pas buat kalian yang suka dengan cara dikejutkan, namun jika kalian adalah para pencinta film horor sejati yang lebih suka mengandalkan jalan cerita yang kuat, maka akan sedikit kecewa. Film ini secara keseluruhan yang ada, sebenarnya tetaplah asik apalagi jika ditonton rame rame, jadi kalian bisa teriak bareng bareng dengan adegan jump scare yang disajikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s