PSIKOPAT “Film Horor Yang Bikin Pusing”

Review Psikopat
Score : 1.4/5
Genre : Horror
Tahun : 2017
Durasi : 81 Menit
Sutradara : Ekadi Katili, Jito Banyu

“Film Horor Yang Bikin Pusing”

———————————————————————————————————————————-
IDE CERITA (1) ★☆☆☆☆
Sepertinya industri film Indonesia mulai kembali lagi ke era dimana film film horor kembali digemari, setelah 2 film Danur dan Jailangkung yang berhasil menjadi Box Office di Indonesia dengan jumlah penonton yang lebih dari 2 Juta orang, semakin banyak PH dan sutradara yang ‘latah’ ikut-ikutan membuat horor, walaupun sudah jarang yang memakai formula film horor ‘esek esek’ di indonesia, tapi entah kenapa dari segi kualitas cerita dll banyak yang terkesan asal-asalan dan hanya mengikuti tren semata. Salah satunya adalah film ‘Psikopat’ ini, awalnya Reviewer tidak mengira akan ada setan setan yang tidak jelas dan narsis yang sering menakut-nakutin tapi gagal. Reviewer mengira film ini pure tentang bagaimana aksi dan perkembangan karaktersi ‘Psikopat’ dan alasannya. Dari segi originalitas cerita horor ini akan mengingatkan kita film horor Indonesia yang sempat booming di tahun 2010 an, terkesan ‘murah’.
———————————————————————————————————————————-

AKTING (1) ★☆☆☆☆
Reviewer hanya kenal satu pemain saja dalam film ini yaitu Kezia Karamoy, yang merupakan eks member Cherrybelle, selebihnya tidak ada aktor atau aktris yang terkenal dalam film ini. Secara kualitas akting Reviewer kadang ingin tertawa, banyak dialog dialog yang tidak konsisten dengan dialog sebelumnya, bahkan background karakter si Psikopat terkesan tidak menarik setelah kita ketahui kenapa dia menjadi Psikopat. Bahkan ada satu karakter yang Reviewer benci karena, bukannya menjadi ice breaker dalam film tersebut, malah terkesan annoying dan menambah nilai minus film yang ceritamya entah mau dibawa kemana.
———————————————————————————————————————————-

PLOT (2) ★★☆☆☆
Banyak adegan adegan yang tidak penting dimasukan kedalam film ini, bahkan secara kualitas gambar ada yang masih terasa kasar dan kurang begitu bagus, kemunculan kemunculan sang ‘setan’ pun bahkan kadang tidak pas, seakan yang penting muncul dan bisa menakut-nakutin penonton, itu pun kalo sukses. Secara naskah pun sepertinya bingung arah film ini mau dibawa kemana, bingung menentukan apakah perkembangan sang Psikopat yang sesuai judul atau mau memunculkan karakter setan yang gagal seram dalam filmnya, namun setidaknya kedua hal tersebut ternyata saling berhubungan. Bahkan film yang berdurasi 81 menit ini kita akan sudah tau siapa sang Psikopat pada saat 60 menit awal, tanpa perlu menonton sampai habis. ———————————————————————————————————————————-

AUDIO (2) ★★☆☆☆
Padahal secara audio mungkin sudah terdengar horor, namun entah kenapa lagi lagi penempatan music scoring yang terkesan asal-asalan dan yang penting mengagetkan membuat yang menonton akan cuma kaget karena suara, bukan karena si setan.———————————————————————————————————————————-

VISUAL (1) ★☆☆☆☆
Buat kalian yang ingin menonton, Reviewer cuma ingin memberitahu bahwa sang setan tidaklah seram, bahkan penampilan sang psikopat pun terlihat sangat tidak bermodal, tidak seperti yang selama ini Reviewer tahu bahwa seorang psikopat adalah seseorang yang cerdas, dan biasanya bertindak sesuai perhitungan dengan korban dan lokasi pembunuhannya. Sudah sang setan tidak seram, ditambah pula dari background sang Psikopat, semakin menambah nilai minus film ini.
———————————————————————————————————————————-

X-FACTOR
Buat kalian yang punya waktu lebih dan suka dengan horor Indonesia seperti tahun 2010 an awal minus ‘esek esek’, film ini sangat Reviewer rekomendasikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s